Buka akun EN
  1. Beranda
  2. Panduan
  3. Cara beli

Panduan · 12 menit baca

Cara beli crypto di Indonesia, dari KTP sampai Bitcoin pertama

Daftar di aplikasi berizin OJK, verifikasi e-KTP, top up rupiah lewat virtual account atau QRIS, lalu beli. Pemula biasanya selesai dalam 20 sampai 45 menit.

Mulai dengan cryptoJalur kartu luar negeri; jalur lokal ada di bawah

Terdaftar di FCA (Inggris) dan NMLS (AS). Bukan platform berizin OJK. Baca catatan kami.

Bandingkan bursa berizin OJK →
Ilustrasi tangan memegang ponsel dengan tombol BUY, menggambarkan pembelian crypto lewat aplikasi
✓ Dicek ke sumber resmi 9 menit baca

9 menit baca

Di halaman ini
  1. Ringkasan tujuh langkah
  2. Sebelum mulai: empat hal yang harus siap
  3. Langkah 1: memilih aplikasi dan mengecek izinnya
  4. Langkah 2 dan 3: daftar dan verifikasi e-KTP
  5. Langkah 4: top up rupiah, pilih yang sesuai kebutuhan
  6. Langkah 5: pembelian pertama, contoh Rp500.000
  7. Berapa lama semuanya, sebenarnya?
  8. Setelah membeli: simpan di aplikasi, pindahkan, atau jual
  9. Kalau Anda tidak punya rekening, kartu, atau KTP Indonesia
  10. Lima kesalahan pemula yang sering terjadi

Cara beli crypto di Indonesia yang paling masuk akal: pasang satu aplikasi yang berizin OJK, verifikasi e-KTP dengan selfie, top up rupiah dari rekening bank atas nama sendiri, lalu beli lewat mode beli sederhana. Yang paling lama bukan membelinya, melainkan menunggu verifikasi KTP. Halaman ini memandu Anda memilih aplikasi (perbandingan lengkapnya ada di bursa crypto terbaik di Indonesia), melewati verifikasi, menghindari jam rawan, dan melakukan pembelian pertama dengan contoh rupiah yang bisa Anda tiru. Kalau Anda belum yakin crypto legal, baca dulu ringkasan di apakah crypto legal di Indonesia.

Sumber & verifikasi

  1. OJK - Perizinan ITSK, aset keuangan digital, dan aset kripto
  2. Pintu - FAQ cara deposit rupiah: metode dan langkah
  3. Pintu - FAQ verifikasi akun KYC
  4. Pintu - FAQ penarikan rupiah: cara, batas, biaya
  5. Indodax Help Center - Rincian biaya transaksi
  6. Tokocrypto - Panduan deposit
  7. Tokocrypto - Rincian biaya transaksi
  8. Reku - Biaya kripto
  9. Pluang - Biaya kripto

Biaya, limit, dan status izin bisa berubah; selalu cek situs resmi dan daftar izin OJK sebelum bertransaksi.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana cara beli crypto pertama kali di Indonesia?

Pilih aplikasi berizin OJK, daftar, verifikasi e-KTP dengan selfie, top up rupiah dari rekening bank atas nama sendiri lewat virtual account atau QRIS, lalu buka mode beli sederhana dan masukkan nominal. Pemula biasanya butuh 20 sampai 45 menit menurut perkiraan kami, atau sampai satu hari kerja bila verifikasi antre.

Berapa modal minimal untuk beli Bitcoin?

Pintu menetapkan minimal Rp11.000 per transaksi dan mode LITE Indodax Rp10.000. Setoran minimal Pintu Rp50.000, sedangkan Indodax, Reku, Pluang, dan Tokocrypto Rp10.000. Bitcoin bisa dibeli pecahan, jadi satu koin utuh tidak diperlukan.

Apakah beli crypto harus pakai KTP?

Di aplikasi berizin OJK, ya. Warga negara Indonesia memakai e-KTP dan selfie liveness. Pintu menyebut paspor atau SIM tidak diterima untuk WNI. Orang asing umumnya memakai paspor plus KITAS atau visa jangka panjang, tetapi ketentuannya berbeda tiap platform dan belum kami konfirmasi untuk semuanya.

Mana yang lebih murah untuk top up, QRIS atau virtual account?

Virtual account biasanya lebih murah. Di Pintu dan Reku tidak ada biaya dari platform, sedangkan di Indodax Rp1.665 sampai Rp3.330. QRIS tercatat 0,7 persen di Indodax, Reku, dan Pluang, tetapi 2 persen di Tokocrypto. QRIS menang soal kecepatan dan jam 24 jam.

Bisakah beli Bitcoin tanpa rekening bank?

Di aplikasi berizin, setoran umumnya lewat rekening bank atau e-wallet atas nama sendiri. Tanpa itu, opsi yang tersisa adalah P2P di platform tanpa izin OJK atau penukar tunai informal, dengan risiko lebih besar dan tanpa perlindungan OJK. Kami menyarankan membuka rekening dulu.

Berapa biaya beli Bitcoin Rp1.000.000?

Contoh dari halaman resmi: Instant Order Pluang hanya kena biaya CFX sekitar Rp111. Pembelian IDR di Tokocrypto sebagai taker kena 0,2222 persen, sekitar Rp2.222. Pintu tidak memungut biaya terpisah, tetapi harga yang tampil sudah memuat selisih harga. Pajak 0,21 persen hanya berlaku saat menjual.

Mulai dengan crypto→