Buka akun EN
  1. Beranda
  2. Ulasan
  3. Ulasan Tokocrypto

Ulasan · 11 menit baca

Tokocrypto: tabel biaya yang terbuka, tapi setor QRIS 2% perlu dihitung

Tokocrypto berizin OJK dan menerbitkan tabel biaya lengkap: beli IDR taker 0,2222%, jual 0,4322%. Yang mahal bukan trading-nya, melainkan setor QRIS dan e-wallet 2%.

Mulai dengan cryptoOpsi luar negeri via kartu, tanpa rupiah

Terdaftar di FCA (Inggris) dan NMLS (AS). Bukan platform berizin OJK. Baca catatan kami.

Bandingkan bursa berizin OJK →
Ilustrasi grafik harga merah yang turun di layar, menggambarkan perdagangan kripto di bursa
✓ Dicek ke sumber resmi 8 menit baca

8 menit baca

Di halaman ini
  1. Tabel biaya yang bisa dibaca sampai habis
  2. Siapa yang cocok memakai Tokocrypto
  3. Setor rupiah: metode, minimum, kecepatan
  4. Verifikasi dan batas: sekitar satu hari kerja
  5. Tarik saldo: Rp10.000 dan trik USDT
  6. Hitungan contoh: Rp1.000.000 Bitcoin, dari setor sampai cair
  7. Kapan Tokocrypto bukan pilihan terbaik
  8. Keamanan: klaim perusahaan dan yang bisa Anda periksa
  9. Kelemahan Tokocrypto
  10. Tokocrypto dibandingkan Indodax dan Pintu
  11. Skor kami: 4,0 dari 5

Tokocrypto adalah bursa lokal berizin OJK yang paling terbuka soal angka: seluruh tabel biaya transaksinya terbit, dan itu membuat perhitungan jadi mudah. Biaya trading IDR-nya wajar, tetapi dua hal menggerus nilai: menyetor lewat QRIS atau e-wallet dikenai 2%, dan biaya jual 0,4322% (karena memuat PPh) lebih tinggi daripada sisi beli. Kalau Anda setor dengan virtual account dan membeli dengan order limit (maker), total biayanya termasuk yang terendah di antara aplikasi yang angkanya bisa kami verifikasi. Ulasan ini membahas angkanya satu per satu, lalu membandingkannya dengan Indodax dan Pintu. Untuk pilihan yang lebih luas, buka peringkat bursa crypto terbaik.

{{callout type="verify" title="Sudah dicek ke sumber"}} Tabel biaya yang kami pakai berlaku sejak 18 Juni 2026 pukul 01.00 WIB, setelah migrasi bursa dan kliring. Panduan deposit dibaca. Batas transaksi per level KYC yang pernah dipublikasikan sekarang mengarah ke halaman 404 sehingga kami tidak menuliskannya. Biaya bursa di tabel bernama ICEx fee; apakah angkanya ikut turun pada 1 Oktober 2026 belum bisa kami konfirmasi. Cek halaman biaya resmi sebelum memutuskan. {{/callout}}

Tabel biaya yang bisa dibaca sampai habis

Tokocrypto memecah biaya menjadi tiga lapis: biaya Tokocrypto, pajak, dan biaya bursa. Menurut tabel resmi yang berlaku sejak 18 Juni 2026:

TransaksiBiaya TokocryptoPajak + biaya bursaTotal
Beli pasangan IDR, taker0,20%PPN 0% + ICEx 0,0222%0,2222%
Beli pasangan IDR, maker0,10%PPN 0% + ICEx 0,0222%0,1222%
Jual pasangan IDR, taker0,20%PPh 0,21% + ICEx 0,0222%0,4322%
Jual pasangan IDR, maker0,10%PPh 0,21% + ICEx 0,0222%0,3322%
Pasangan USDT / kripto0,15%PPh 0,21% + ICEx 0,0444%0,4044%

Yang layak dicermati: pada pasangan USDT atau kripto tabel mencantumkan PPh 0,21% juga di sisi beli, sehingga 0,4044% berlaku untuk kedua arah. Itu sesuai cara tabelnya, tetapi lebih tinggi daripada pasangan IDR di sisi beli. Soal istilah: maker berarti Anda memasang order limit yang menunggu di buku pesanan, taker berarti order langsung terisi. Pajaknya mengikuti PMK 50/2025: tidak ada PPN atas jual beli kripto, dan PPh Pasal 22 final 0,21% dipungut saat penjualan, sebagaimana dijelaskan di situs pajak dan panduan pajak crypto. Tokocrypto juga menulis pajak 5% (tarif progresif penghasilan) atas hasil staking dan 0% untuk DCA.

Satu detail yang mengejutkan banyak orang: biaya bursa di tabel bernama "ICEx fee", bukan CFX. Itu akibat migrasi bursa dan kliring pada Juni 2026. Sementara Pintu, Indodax, Reku, dan Pluang masih menampilkan komponen CFX 0,0111% sampai 30 September, kami tidak bisa memastikan apakah ICEx di Tokocrypto mengikuti pemangkasan 1 Oktober 2026.

Siapa yang cocok memakai Tokocrypto

Orang yang paling diuntungkan adalah pembeli yang ingin tahu persis berapa yang dibayar sebelum menekan tombol. Tabel terbuka dan pembagian maker-taker membuat hitungan di kertas sama dengan hitungan di aplikasi. Yang berikutnya adalah orang yang sudah mengenal ekosistem Binance: Tokocrypto adalah bursa lokal yang terkait dengan Binance (Binance global tidak berizin di Indonesia; ini dijelaskan di ulasan Binance). Persentase kepemilikan Binance tidak kami konfirmasi dari sumber primer, jadi kami hanya menyebut keterkaitannya. Pemberitaan Infobank tertanggal pertengahan September 2026 mengutip perusahaan bahwa penggunanya lebih dari 5 juta dan pengguna aktif naik 75% pada semester I 2026; itu klaim perusahaan lewat media. Tokocrypto juga menyebut rencana token saham (sudah 40+), futures, dan perdagangan berbantuan AI sampai akhir 2026; anggap itu rencana, bukan fitur yang sudah pasti.

Yang kurang cocok: pengguna yang mengandalkan QRIS untuk setor kecil dan sering, karena biaya 2% jelas lebih mahal daripada alternatif di Indodax (QRIS 0,7%). Panduan perbandingan jalur e-wallet ada di beli crypto dengan GoPay, OVO, DANA.

Setor rupiah: metode, minimum, kecepatan

Menurut panduan deposit yang dibaca, Tokocrypto menerima virtual account BCA, BRI, dan Mandiri, blu by BCA Digital, QRIS, serta e-wallet OVO, GoPay, ShopeePay, DANA, dan LinkAja; pengumuman juga menyebut Nobu VA. QRIS dan e-wallet dikenai 2%. Kami tidak menemukan angka biaya setor untuk virtual account di halaman yang kami baca, jadi tanyakan atau lihat di layar sebelum mengirim; bank pengirim bisa mengenakan biaya sendiri.

Minimum deposit IDR diturunkan menjadi Rp10.000 secara bertahap pada 3 sampai 10 Juni 2026, tetapi halaman QRIS masih menyebut Rp50.000, jadi anggap Rp50.000 sebagai batas aman untuk QRIS. Dana biasanya masuk dalam kurang dari 5 menit, bisa sampai 24 jam, dan lebih lambat antara pukul 22.59 dan 05.00 WIB. Kartu kredit dan setor tunai tidak ada di daftar; alasannya dijelaskan di panduan kartu kredit dan PayPal dan beli crypto dengan uang tunai.

Verifikasi dan batas: sekitar satu hari kerja

KYC Level 1 meminta KTP untuk WNI atau KITAS untuk orang asing, data diri termasuk sumber penghasilan, dan selfie liveness. Menurut panduan aplikasi, peninjauan memakan "sekitar 1 hari kerja", lebih lama daripada rentang 10 menit sampai 24 jam yang dipublikasikan Pintu. Jadi jangan membuka akun 5 menit sebelum Anda ingin membeli. Panduan untuk warga asing (KITAS, KITAP, visa) hanya kami lihat lewat cuplikan pencarian karena halamannya menolak akses, sehingga kami tidak menjanjikan bahwa turis berhasil mendaftar. NPWP tidak tercantum sebagai syarat di panduan yang kami baca.

Soal batas transaksi, sebuah cuplikan pernah menyebut Level 1 sampai 3 BTC dan Rp250 juta per 24 jam, dan Level 2 sampai 100 BTC dan Rp5 miliar (butuh formulir sumber kekayaan dan rekening koran tiga bulan). Halaman level KYC itu sekarang 404, jadi anggap angkanya usang dan cek di aplikasi. Panduan umum untuk langkah pertama ada di cara beli crypto di Indonesia.

Tarik saldo: Rp10.000 dan trik USDT

Penarikan rupiah ke rekening bank dikenai Rp10.000. Panduan resmi (halaman berbahasa Indonesia, diperbarui sekitar setahun lalu) menyebut sekitar 15 menit dan paling lama 1x24 jam kerja tergantung kliring bank. Ada satu jebakan: koin yang tidak punya pasangan IDR harus dijual dulu ke USDT, baru USDT dijual ke IDR. Dua kali menjual berarti biaya dihitung dua kali, dan pasangan USDT pada tabel dikenai 0,4044%. Jadi sebelum membeli koin niche, periksa apakah ia punya pasangan IDR. Langkah lengkap pencairan ada di panduan jual crypto ke rupiah.

Hitungan contoh: Rp1.000.000 Bitcoin, dari setor sampai cair

Semua angka berikut ilustrasi memakai tabel 18 Juni 2026 dan mengasumsikan harga tidak bergerak. Biaya dipotong dari nilai transaksi.

  1. Setor Rp1.000.000 lewat virtual account. Biaya setor VA tidak kami temukan, jadi kami anggap Rp0 dan abaikan biaya bank pengirim.
  2. Beli Bitcoin pasangan IDR sebagai taker: 0,2222% atau Rp2.222. Nilai yang tersisa kira-kira Rp997.778. Sebagai maker: Rp1.222, sisa Rp998.778.
  3. Jual kembali sebagai taker: 0,4322% dari Rp997.778, sekitar Rp4.312. Sebagai maker: 0,3322% dari Rp998.778, sekitar Rp3.318.
  4. Tarik ke bank: Rp10.000. {{/steps}}

Total biaya siklus penuh kira-kira Rp16.534 (taker dua arah, sekitar 1,65%) atau Rp14.540 (maker dua arah, sekitar 1,45%). Bila Anda menyetor lewat QRIS dengan 2% (Rp20.000 untuk Rp1.000.000), totalnya melonjak menjadi sekitar Rp36.500 pada kasus taker. Dengan kata lain, 2% di pintu masuk lebih mahal daripada seluruh biaya trading dua arah. Itu sebabnya jalur setor yang Anda pilih sering lebih menentukan daripada tarif trading.

Kapan Tokocrypto bukan pilihan terbaik

Tiga skenario kecil membantu. Pertama, Anda ingin membeli Rp200.000 Bitcoin lewat QRIS sepulang kerja: biaya setor 2% berarti Rp4.000, sedangkan QRIS 0,7% di Indodax hanya Rp1.400, selisih Rp2.600 sebelum satu rupiah pun masuk ke trading. Kedua, Anda menyetor Rp10 juta lewat virtual account dan membeli dengan order limit: biaya maker 0,1222% hanya Rp12.220, dan Anda menanggungnya dengan sabar menunggu order terisi; di sini Tokocrypto sangat kompetitif. Ketiga, Anda membeli koin yang hanya punya pasangan USDT: biaya 0,4044% di kedua arah plus dua kali jual saat mencairkan berarti total bisa melewati 1% untuk satu siklus penuh. Jawabannya bukan "jangan pakai", melainkan "pilih jalur setor dan jenis order yang tepat".

Keamanan: klaim perusahaan dan yang bisa Anda periksa

Status izin Tokocrypto bisa dicek: PT Aset Digital Berkat tercantum dalam daftar OJK yang dimuat media pada 19 Desember 2025, dan beranda mengklaim diawasi OJK. Untuk perlindungan teknis seperti penyimpanan dingin dan asuransi, kami tidak membaca halaman resmi yang menjelaskannya secara rinci, sehingga kami tidak mengulang klaim keamanan apa pun. Langkah yang bisa Anda lakukan sendiri: aktifkan autentikasi dua langkah, gunakan alamat penarikan yang masuk daftar putih bila tersedia, dan waspadai akun palsu yang mengaku "admin Tokocrypto" di media sosial; modus ini dibahas di panduan penipuan crypto. Bila Anda menyimpan jumlah besar, dompet pribadi mengurangi ketergantungan pada satu platform.

Kelemahan Tokocrypto

Biaya setor QRIS dan e-wallet 2% adalah yang paling mencolok. Biaya jual 0,4322% untuk taker lebih tinggi daripada tarif instan 0% di sisi platform yang ditawarkan Reku dan Pluang. KYC sekitar satu hari kerja membuat pembelian pertama tidak instan. Informasi yang sebagian usang (batas KYC 404, halaman QRIS dan minimum tidak sinkron) membuat pengguna harus memeriksa ulang di aplikasi. Tidak ada rating toko aplikasi yang kami terbitkan, karena snapshot yang kami lihat menunjukkan tanggal pembaruan lama. Dan komponen biaya bursa berganti nama menjadi ICEx tanpa penjelasan yang bisa kami telusuri soal perubahan 1 Oktober. Terakhir, soal OTC: menurut informasi yang disampaikan kepada kami, desk OTC Tokocrypto sudah berjalan sejak 6 November 2025 dengan minimum setara sekitar US$10.000 untuk pasangan USDT terhadap IDR, dan Warta Ekonomi (18 September 2026) melaporkan volume OTC-nya naik 64 kali lipat dibanding semester II 2025. Kami belum membaca halaman resmi OTC-nya sendiri, jadi anggap ini informasi sekunder; detail dan perbandingan desk ada di panduan OTC crypto.

Tokocrypto dibandingkan Indodax dan Pintu

Dibandingkan Indodax, Tokocrypto unggul dalam keterbukaan tarif tetapi kalah di biaya QRIS (2% lawan 0,7%) dan jumlah pengguna menurut data OJK yang dikutip media. Tarik saldo sama-sama Rp10.000. Dibandingkan Pintu, Tokocrypto menunjukkan persentase biaya, sementara Pintu menyembunyikannya di dalam harga; Pintu menarik Rp4.500 dan lebih cepat diverifikasi. Tabel di bawah menyandingkan ketiganya.

PlatformStatus di IndonesiaBiaya utamaSetoran rupiahCocok untuk
1TokocryptoKunjungi situs Baca ulasanLokal Berizin OJK (PAKD), lokalBeli IDR taker 0,2222%, jual 0,4322%VA bank, QRIS & e-wallet 2%Tabel biaya transparan
2IndodaxKunjungi situs Baca ulasanLokal Berizin OJK (PAKD), lokalMaker/taker bertingkat; biaya penarikan Rp10.000VA bank, QRIS 0,7%, e-wallet 1,5–2%Pilihan koin banyak, pengguna terbesar
3PintuKunjungi situs Baca ulasanLokal Berizin OJK (PAKD), lokalTanpa biaya terpisah (spread); tarik bank Rp4.500VA bank gratis, min. Rp50.000Pemula yang mau aplikasi simpel

Skor kami: 4,0 dari 5

Skor 4,0 adalah penilaian editorial. Plusnya: status PAKD, tabel biaya penuh dengan tanggal berlaku, maker 0,1222% untuk pembelian IDR, dan penjelasan rute USDT yang jujur. Minusnya: setor QRIS 2%, KYC sekitar sehari, dokumentasi yang sebagian usang, dan ketidakjelasan biaya bursa setelah 1 Oktober. Untuk pembeli yang teliti dan memakai virtual account, ini pilihan bagus; untuk yang ingin serba cepat dengan e-wallet, biayanya terasa. Metode penilaian kami ada di metodologi dan ulasan lain ada di indeks ulasan. Seluruh angka; buka situs resmi Tokocrypto untuk tarif hari ini.

Sumber & verifikasi

  1. Tokocrypto Support - Rincian biaya transaksi (tabel berlaku 18 Jun 2026)
  2. Tokocrypto Support - Pengumuman penyesuaian biaya terkait migrasi bursa dan kliring
  3. Tokocrypto Support - Panduan deposit
  4. Tokocrypto Support - Cara penarikan rupiah
  5. Tokocrypto Support - Cara menyelesaikan KYC di aplikasi
  6. Infobanknews - Pengguna capai 5 juta, Tokocrypto ungkap rencana ekspansi
  7. CNBC Indonesia - Daftar 29 pedagang kripto terdaftar OJK (19 Des 2025)

Biaya, limit, dan status izin bisa berubah; selalu cek situs resmi dan daftar izin OJK sebelum bertransaksi.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah Tokocrypto legal dan diawasi OJK?

Ya. PT Aset Digital Berkat (Tokocrypto) masuk daftar pedagang aset keuangan digital berizin OJK yang dimuat media pada 19 Desember 2025, dan beranda Tokocrypto menyebut diri bursa yang diawasi OJK. Izin itu milik entitas lokalnya, bukan Binance global. Cocokkan nama dan domain di daftar resmi OJK.

Berapa biaya trading Tokocrypto?

Menurut tabel resmi berlaku 18 Juni 2026, beli pasangan IDR total 0,2222% untuk taker dan 0,1222% maker. Jual IDR 0,4322% taker dan 0,3322% maker, sudah termasuk PPh 0,21%. Pasangan USDT atau kripto 0,4044%. Biaya bursa bernama ICEx fee, bukan CFX.

Berapa biaya deposit Tokocrypto lewat QRIS?

QRIS dan e-wallet dikenai biaya 2% menurut panduan deposit. Minimum deposit IDR turun menjadi Rp10.000 pada Juni 2026, meski halaman QRIS masih menyebut Rp50.000. Dana biasanya masuk kurang dari 5 menit, bisa sampai 24 jam, dan lebih lambat pukul 22.59 sampai 05.00 WIB.

Berapa lama verifikasi KYC di Tokocrypto?

Level 1 memakai KTP untuk WNI atau KITAS untuk orang asing, data diri termasuk sumber penghasilan, dan selfie liveness. Menurut panduan resmi, peninjauan sekitar 1 hari kerja. Batas transaksi per level pernah dipublikasikan tetapi halamannya kini 404, jadi angka lamanya tidak kami ulang.

Bagaimana cara mencairkan saldo Tokocrypto ke rekening bank?

Jual ke rupiah, lalu tarik ke rekening atas nama sendiri dengan biaya Rp10.000. Panduan resmi menyebut sekitar 15 menit dan maksimal 1x24 jam kerja tergantung kliring bank. Koin tanpa pasangan IDR harus dijual ke USDT dulu, lalu USDT ke IDR.

Apakah Tokocrypto sama dengan Binance?

Bukan. Tokocrypto adalah bursa lokal berizin OJK yang terkait dengan Binance, sedangkan Binance global tidak berizin di Indonesia dan disebut OJK dalam pernyataan Agustus 2026 sebagai platform yang dihentikan. Porsi kepemilikan Binance tidak bisa kami konfirmasi dari sumber primer.

Mulai dengan crypto→