Buka akun EN
  1. Beranda
  2. Ulasan
  3. Ulasan Reku

Ulasan · 11 menit baca

Reku: Lightning gratis atau Pro 0,1%, mana yang sebenarnya lebih murah?

Reku berizin OJK dan punya dua mode: Lightning tanpa biaya platform dan Pro 0,1%. Top up virtual account gratis, tarik saldo kena Rp6.500 flat. Berandanya masih menyebut Bappebti, itu usang.

Mulai dari kartuJalur luar negeri, bukan untuk rupiah

Terdaftar di FCA (Inggris) dan NMLS (AS). Bukan platform berizin OJK. Baca catatan kami.

Bandingkan bursa berizin OJK →
Koin Bitcoin di atas layar grafik perdagangan, menggambarkan trading aset kripto
✓ Dicek ke sumber resmi 8 menit baca

8 menit baca

Di halaman ini
  1. Dua mode, dua cara membayar
  2. Hitungan: Rp5.000.000 dari beli sampai cair
  3. Status izin, dan beranda yang masih menyebut Bappebti
  4. Top up: virtual account gratis, QRIS 0,7%
  5. Tarik saldo: gratis di judul, Rp6.500 di rinciannya
  6. Verifikasi: e-KTP dan selfie
  7. Klaim di beranda: 350+ koin, 1 juta+ pengguna
  8. Keamanan: apa yang bisa dicek, apa yang klaim
  9. Siapa yang cocok, dan siapa yang sebaiknya lari ke tempat lain
  10. Kelemahan Reku
  11. Reku dibandingkan Pintu, Indodax, dan Pluang
  12. Skor kami: 4,1 dari 5

Reku adalah aplikasi kripto berizin OJK yang, di atas kertas, paling murah untuk pembelian kecil: mode Lightning tidak menarik biaya platform, top up lewat virtual account gratis, dan minimum setor hanya Rp10.000. Kelemahannya ada di ujung lain, yaitu biaya ADM bank Rp6.500 flat setiap kali Anda menarik rupiah. Halaman ini membedah dua mode Reku (Lightning dan Pro), menghitung kapan masing-masing lebih murah, dan menjelaskan kenapa beranda Reku masih menulis "Bappebti" padahal pengawasnya sudah OJK. Pembanding terdekatnya adalah Pintu dan Indodax; kalau Anda baru mulai, urutan langkahnya ada di cara beli crypto di Indonesia.

{{callout type="verify" title="Sudah dicek ke sumber"}} Biaya, deposit, dan penarikan dibaca dari halaman biaya resmi Reku saat pengecekan. Halaman itu masih menampilkan CFX 0,0111%, padahal tarif CFX dijadwalkan turun mulai 1 Oktober 2026; kami tidak tahu angka baru versi Reku. Jumlah koin, jumlah pengguna, dan rating toko aplikasi adalah klaim di beranda Reku, bukan hasil audit kami. {{/callout}}

Dua mode, dua cara membayar

Bedanya sederhana tetapi sering disalahpahami. Lightning adalah mode instan: Anda melihat harga, menekan beli atau jual, selesai. Halaman biaya menulis biaya Lightning "gratis" untuk beli dan jual. Pro adalah antarmuka buku pesanan dengan biaya 0,1% per transaksi, cocok bagi yang mau memasang order limit. Di kedua mode ada komponen yang tidak bisa dihindari: CFX 0,0111% (pungutan bursa dan kliring) dan PPh 0,21% khusus saat menjual, sesuai PMK 50/2025. Pembelian tidak kena PPN, sebagaimana dijelaskan di panduan pajak crypto.

KomponenLightningPro
Biaya platform beliGratis0,1%
Biaya platform jualGratis0,1%
CFX (tiap transaksi)0,0111%0,0111%
PPh saat jual0,21%0,21%
Selisih hargaTidak dipublikasikanAda di buku pesanan

"Gratis" di Lightning bukan berarti biaya nol. Reku tidak menerbitkan apakah harga instan itu sudah memuat selisih antara harga beli dan harga jual; mode instan di aplikasi mana pun biasanya memilikinya. Kami tidak bisa memastikan untuk Reku, jadi perlakukan Lightning sebagai "biaya platform nol, selisih harga belum diketahui".

Hitungan: Rp5.000.000 dari beli sampai cair

Berikut contoh ilustrasi dengan asumsi harga tidak berubah antara beli dan jual, nominal Rp5.000.000 di kedua arah, dan tarif halaman resmi. Selisih harga Lightning sengaja dibiarkan terpisah karena angkanya tidak diumumkan.

  • Pro: beli 0,1% (Rp5.000) + CFX (Rp555) = Rp5.555. Jual 0,1% (Rp5.000) + PPh 0,21% (Rp10.500) + CFX (Rp555) = Rp16.055. Tarik ke bank Rp6.500. Total sekitar Rp28.110, atau 0,56%.
  • Lightning: CFX beli Rp555 + CFX jual Rp555 + PPh Rp10.500 + tarik Rp6.500. Total sekitar Rp18.110, atau 0,36%, belum termasuk selisih harga.

Selisihnya Rp10.000 atau 0,2% dari nominal. Artinya Lightning lebih murah selama gabungan selisih harga beli dan jual di bawah 0,2%; bila lebih lebar, Pro menang. Cara memeriksanya: pada menit yang sama, bandingkan harga beli dan jual Bitcoin di Lightning dengan harga pasar di Indodax atau di layar Pro Reku sendiri. Ulangi saat pasar tenang dan saat bergejolak. Bila Anda cuma beli Rp200.000 sebulan, selisih biaya antara dua mode hanya sekitar Rp200 per pembelian, jadi jangan habiskan waktu di situ; yang lebih terasa justru biaya tarik.

Status izin, dan beranda yang masih menyebut Bappebti

PT Rekeningku Dotcom Indonesia (Reku) tercantum sebagai pedagang aset keuangan digital (PAKD) dalam daftar OJK yang dimuat CNBC Indonesia pada 19 Desember 2025. Kami tidak bisa membuka ojk.go.id langsung dari lingkungan riset, jadi status ini bersumber dari salinan media; cocokkan sendiri dengan langkah di panduan penipuan crypto.

Ada satu keanehan yang layak Anda ketahui. Saat kami membaca beranda reku.id saat pengecekan, teks di sana masih berbunyi "terdaftar dan diawasi oleh Bappebti dan Kominfo". Itu wording era lama: pengawasan aset kripto pindah dari Bappebti ke OJK pada 10 Januari 2025, seperti dijelaskan di apakah crypto legal di Indonesia. Kami membacanya sebagai teks yang belum diperbarui, bukan sebagai tanda izin palsu, sebab daftar OJK memuat nama perusahaannya. Namun ini alasan bagus untuk selalu memeriksa nama perusahaan dan domain resmi di daftar OJK, bukan mempercayai teks beranda.

Top up: virtual account gratis, QRIS 0,7%

Menurut halaman biaya resmi, transfer bank dan virtual account tidak dikenai biaya, minimum deposit Rp10.000, dan tidak ada batas maksimum. E-wallet OVO, DANA, dan LinkAja 1,665%; QRIS 0,7%. Contohnya: setor Rp1.000.000 lewat virtual account biayanya nol dari sisi Reku, lewat QRIS Rp7.000, lewat DANA Rp16.650. Jadi QRIS jauh lebih murah daripada e-wallet di Reku, kebalikan dari yang kebanyakan orang kira. Pembandingan metode antar aplikasi ada di panduan GoPay, OVO, DANA.

Kartu kredit tidak muncul sebagai metode deposit di halaman yang kami baca. Alasannya dijelaskan di panduan kartu kredit dan PayPal.

Tarik saldo: gratis di judul, Rp6.500 di rinciannya

Halaman resmi menyebut penarikan rupiah gratis, tetapi ada biaya ADM bank Rp6.500 flat. Minimum tarik Rp30.000, maksimum Rp3 miliar per hari. Waktu proses tidak kami temukan di halaman biaya. Bandingkan: Pintu Rp4.500, Indodax dan Tokocrypto Rp10.000. Karena flat, persentasenya berubah drastis menurut nominal: menarik Rp30.000 (minimum) berarti Rp6.500 atau sekitar 22% habis; Rp500.000 berarti 1,3%; Rp5.000.000 hanya 0,13%. Reku jelas lebih nyaman untuk orang yang menarik sekali-sekali dalam jumlah besar daripada yang mencairkan recehan tiap minggu. Langkah lengkap mencairkan ada di panduan jual crypto ke rupiah.

Koin yang ditarik ke alamat dompet di luar Reku hanya dikenai biaya jaringan (yang menurut halaman resmi masuk ke penambang, bukan ke Reku), dan setoran koin ke Reku gratis. Kirim antar pengguna Reku juga tanpa biaya. Untuk menyimpan sendiri, lihat dompet crypto terbaik di Indonesia.

Verifikasi: e-KTP dan selfie

Dari bacaan kami, verifikasi Reku memakai foto e-KTP dan selfie (WNA: paspor plus KITAS atau KITAP), dengan proses "beberapa menit sampai beberapa jam" menurut cuplikan pusat bantuan Reku. Kami tidak membuka halaman bantuan KYC lengkap, jadi kami tidak mengutip batas harian maupun jam operasional peninjauan. NPWP tidak kami lihat sebagai syarat terpisah untuk KYC kripto, tetapi itu kesimpulan dari ketiadaan, bukan pernyataan resmi.

Klaim di beranda: 350+ koin, 1 juta+ pengguna

Beranda Reku menulis "350+ koin" untuk perdagangan spot, "600+ saham perusahaan dunia dan ETF", dan "dipercaya 1 juta+" pengguna. Rating toko aplikasi yang tertera: Apple 4,6 (6,2 ribu penilaian) dan Google Play 4,7 (40,8 ribu). Semuanya angka perusahaan yang kami baca apa adanya. Sebagai konteks, OJK mencatat 22,93 juta akun kripto secara nasional pada Juli 2026 (CNBC Indonesia, 27 Agustus 2026), dan angka itu akun, bukan orang, sehingga tidak bisa dibagi untuk mendapatkan pangsa pasar. Yang bisa disimpulkan: Reku pemain menengah dengan katalog koin yang luas, tetapi lebih kecil dari Indodax yang menyebut 10 juta+ anggota.

Beranda juga menawarkan futures dengan leverage 1 sampai 25 kali dan staking dengan imbal hasil "hingga 12,5% APY". Keduanya di luar cakupan ulasan ini dan bukan untuk pemula: leverage memperbesar kerugian, dan angka APY adalah batas atas klaim, bukan janji. Untuk nominal besar, Reku juga punya layanan OTC; minimum Rp50 juta berasal dari satu laporan pihak ketiga (September 2025) yang belum kami konfirmasi. Bandingan desk lain ada di panduan OTC crypto.

Keamanan: apa yang bisa dicek, apa yang klaim

Yang bisa Anda cek sendiri adalah status izin dan nama domain di daftar OJK. Beranda Reku juga merujuk sebuah "Portal Transparansi" untuk informasi keamanan aset dan menyebut sertifikasi ISO; kami tidak mengaudit keduanya dan tidak menemukan laporan audit terbuka yang bisa kami baca. Aturan umum untuk semua PAKD, bukan keunggulan khas Reku, adalah pemisahan aset pelanggan dengan pengelola kustodian berizin. Di sisi Anda, aktifkan autentikasi dua langkah, jangan bagikan kode OTP kepada siapa pun yang mengaku dari Reku, dan buka aplikasi hanya dari toko resmi. Akun palsu yang meniru aplikasi kripto lokal adalah modus umum, seperti diuraikan di panduan penipuan crypto. Jangan pula menyimpan seluruh aset di satu bursa bila nominalnya besar; penyimpanan mandiri dibahas di panduan dompet yang kami tautkan pada bagian tarik saldo.

Siapa yang cocok, dan siapa yang sebaiknya lari ke tempat lain

Bayangkan Sari, yang membeli Rp300.000 tiap bulan lewat virtual account BCA dan tidak pernah menjual. Top up gratis, biaya platform Lightning nol, biaya CFX hanya sekitar Rp33 per pembelian. Reku hampir ideal untuknya, dan tarif tarik tidak pernah ia sentuh. Sekarang Tono, yang membeli lewat QRIS lalu sebulan sekali mencairkan Rp150.000 ke rekeningnya: QRIS 0,7% (Rp1.050 per Rp150.000) ditambah Rp6.500 tarik, total sekitar 5% sebelum pajak jual; ia akan lebih hemat di aplikasi dengan biaya tarik Rp4.500 seperti Pintu, atau dengan jarang menarik. Trader aktif yang memasang order limit akan menyukai Pro 0,1%, meski buku pesanan dan persentase maker-taker resmi Indodax atau Tokocrypto juga bisa dipertimbangkan.

Kelemahan Reku

Pertama, biaya tarik flat Rp6.500 tidak ramah nominal kecil, dan minimum Rp30.000 membuat kasus terburuknya mahal. Kedua, selisih harga Lightning tidak dipublikasikan sehingga "gratis" tidak bisa diverifikasi tanpa perbandingan manual. Ketiga, beranda masih memakai teks Bappebti yang usang, sinyal bahwa materi resmi tidak selalu diperbarui. Keempat, halaman biaya belum menunjukkan perubahan CFX yang dijadwalkan 1 Oktober. Kelima, kami tidak menemukan waktu proses penarikan dan batas KYC yang terdokumentasi di halaman yang bisa kami baca. Keenam, produk berisiko tinggi (futures, staking berbunga tinggi) berada di aplikasi yang sama dengan mode pemula.

Reku dibandingkan Pintu, Indodax, dan Pluang

Pintu memakai harga final tanpa biaya trading terpisah dan menarik Rp4.500, tetapi minimum setor Rp50.000. Indodax punya jangkauan anggota lebih besar, tetapi biaya tarik Rp10.000. Pluang memberi Instant Order tanpa biaya Pluang dan menggabungkan saham, emas, dan kripto dalam satu aplikasi, dengan banyak detail yang belum terverifikasi. Luno baru berizin penuh sejak Mei 2026. Tabel berikut meringkas tiga di antaranya; daftar yang lebih luas ada di bursa crypto terbaik.

PlatformStatus di IndonesiaBiaya utamaSetoran rupiahCocok untuk
1RekuKunjungi situs Baca ulasanLokal Berizin OJK (PAKD), lokalLightning 0% + CFX; Pro 0,1%VA gratis, QRIS 0,7%Biaya rendah, 350+ koin
2PintuKunjungi situs Baca ulasanLokal Berizin OJK (PAKD), lokalTanpa biaya terpisah (spread); tarik bank Rp4.500VA bank gratis, min. Rp50.000Pemula yang mau aplikasi simpel
3IndodaxKunjungi situs Baca ulasanLokal Berizin OJK (PAKD), lokalMaker/taker bertingkat; biaya penarikan Rp10.000VA bank, QRIS 0,7%, e-wallet 1,5–2%Pilihan koin banyak, pengguna terbesar

Skor kami: 4,1 dari 5

Skor 4,1 adalah penilaian editorial. Plus: status PAKD, biaya platform Lightning nol, top up gratis lewat virtual account, minimum setor Rp10.000, QRIS hanya 0,7%, dan halaman biaya yang lengkap serta mudah dihitung. Minus: biaya tarik flat Rp6.500, selisih harga Lightning yang tidak dipublikasikan, teks Bappebti usang di beranda, dan produk berisiko di aplikasi yang sama. Untuk yang membeli rutin dan jarang menarik, Reku sangat masuk akal; untuk yang sering mencairkan nominal kecil, biaya tarik mengikis keunggulan itu. Cara kami menilai ada di metodologi, dan ulasan lain di indeks ulasan. Semua angka; buka situs resmi Reku untuk tarif hari ini, terutama setelah CFX berubah.

Sumber & verifikasi

  1. Reku - Biaya dan limit crypto (resmi)
  2. Reku - Beranda (klaim koin, pengguna, rating)
  3. DJP - Pajak kripto PMK 50/2025 (0,21% platform domestik)
  4. CNBC Indonesia - Daftar 29 pedagang kripto terdaftar OJK (19 Des 2025)
  5. Antara - Penurunan biaya transaksi CFX
  6. Pintu FAQ - CFX 0,0111% ke 0,00555% mulai 1 Oktober 2026

Biaya, limit, dan status izin bisa berubah; selalu cek situs resmi dan daftar izin OJK sebelum bertransaksi.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah Reku legal dan berizin OJK?

Ya. PT Rekeningku Dotcom Indonesia tercantum sebagai pedagang aset keuangan digital berizin OJK dalam daftar yang dimuat media pada 19 Desember 2025. Beranda Reku masih menulis terdaftar dan diawasi Bappebti dan Kominfo, itu wording lama sebelum pengawasan pindah ke OJK pada 10 Januari 2025. Cocokkan nama dan domain di daftar OJK terbaru.

Berapa biaya trading di Reku?

Di halaman resmi: mode Lightning beli dan jual gratis biaya platform, Pro 0,1%. Keduanya kena CFX 0,0111%, dan penjualan kena PPh 0,21%. Persentase selisih harga di Lightning tidak dipublikasikan. CFX dijadwalkan turun mulai 1 Oktober 2026, jadi cek ulang halaman biaya.

Berapa biaya tarik saldo rupiah di Reku?

Reku menyebut penarikan gratis, tetapi ada biaya ADM bank Rp6.500 flat. Minimum tarik Rp30.000 dan maksimum Rp3 miliar per hari. Karena biaya flat, menarik Rp30.000 berarti sekitar 22% habis untuk biaya. Hitung dulu sebelum menarik nominal kecil.

Berapa minimum deposit dan biaya top up Reku?

Minimum deposit Rp10.000 tanpa batas maksimum. Transfer bank dan virtual account gratis. QRIS 0,7%, sedangkan OVO, DANA, dan LinkAja 1,665%. Setor Rp1.000.000 lewat QRIS berarti biaya Rp7.000, lewat virtual account nol dari sisi Reku. Angka.

Apa beda Lightning dan Pro di Reku?

Lightning adalah mode beli dan jual instan dengan harga yang ditawarkan, tanpa biaya platform tetapi dengan kemungkinan selisih harga. Pro memakai buku pesanan dan biaya 0,1% per transaksi. Lightning lebih murah bila selisih harga pulang-pergi di bawah sekitar 0,2%; itu yang perlu Anda periksa sendiri.

Berapa jumlah koin dan pengguna Reku?

Beranda Reku menyebut 350+ koin untuk spot dan dipercaya 1 juta+ pengguna. Keduanya klaim perusahaan yang tidak kami audit. Sebagai konteks, OJK mencatat 22,93 juta akun kripto secara nasional pada Juli 2026, sehingga 1 juta+ berarti pemain menengah.

Apakah Reku cocok untuk pemula?

Cocok bila Anda mau biaya platform nol lewat Lightning dan top up gratis lewat virtual account. Kelemahan pemula: biaya tarik flat Rp6.500 terasa besar untuk nominal kecil, dan ada produk berisiko tinggi seperti futures berleverage di aplikasi yang sama. Mulailah dari spot saja.

Mulai dari kartu→