Di halaman ini
- Pintu itu apa, dan apakah berizin?
- "Harga sudah final": bagaimana model spread bekerja
- Berapa yang sebenarnya dibayar? Tiga skenario spread
- Top up: virtual account gratis, minimum Rp50.000
- Verifikasi: e-KTP saja, dari 10 menit sampai 24 jam
- Tarik saldo: Rp4.500 dan sekitar 15 menit
- Keamanan: klaim di beranda, bukan hasil audit kami
- Pintu Pro, Futures, dan OTC: apa yang kami tahu
- Untuk siapa Pintu paling cocok
- Kelemahan Pintu
- Pintu dibandingkan Indodax, Tokocrypto, dan Reku
- Skor kami: 4,2 dari 5
Pintu adalah aplikasi kripto berizin OJK yang paling mudah untuk pemula, dengan satu harga final di layar, virtual account gratis, tarik saldo Rp4.500, dan verifikasi e-KTP yang bisa selesai dalam hitungan menit. Harga kemudahan itu adalah spread: Pintu tidak menagih biaya trading terpisah, dan juga tidak mengumumkan persentase selisih harganya, sehingga Anda tidak bisa menghitung biaya persis dari halaman tarif. Di bawah ini kami jelaskan cara kerjanya, cara memeriksa biaya sendiri, dan di mana Pintu lebih baik atau lebih buruk daripada Indodax dan Tokocrypto. Kalau Anda belum pernah membeli kripto, cara beli crypto di Indonesia memberi urutan langkahnya.
{{callout type="verify" title="Sudah dicek ke sumber"}} Data deposit, penarikan, KYC, dan pajak dibaca dari FAQ resmi Pintu saat pengecekan. Komponen CFX berubah besok, 1 Oktober 2026, dari 0,0111% menjadi 0,00555% (termasuk pajak). Biaya Pintu Pro tidak kami baca dari halaman resmi, jadi kami tidak menuliskan angkanya. Kami juga tidak menerbitkan rating toko aplikasi maupun jumlah pengguna, karena snapshot yang kami lihat usang dan sumbernya saling bertentangan. {{/callout}}
Pintu itu apa, dan apakah berizin?
Pintu diluncurkan pada April 2020 dan berkantor di Trinity Tower lantai 46, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C22, Jakarta Selatan, menurut footer situsnya. Di footer itu juga Pintu menulis bahwa ia berizin dan diawasi OJK serta anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). PT Pintu Kemana Saja tercantum dalam daftar OJK yang dimuat CNBC Indonesia pada 19 Desember 2025 sebagai pedagang aset keuangan digital (PAKD). Nomor izin yang kami lihat hanya dalam cuplikan deskripsi toko aplikasi, jadi kami tidak mengutipnya. Kami tidak bisa membuka situs ojk.go.id langsung dari lingkungan riset, sehingga status izin ini bersumber dari salinan media; silakan cocokkan sendiri seperti dijelaskan di panduan penipuan crypto. Konteks hukumnya ada di apakah crypto legal di Indonesia.
Satu catatan jujur tentang jumlah pengguna: kami tidak menemukan angka resmi akun terdaftar. Beranda menyebut "7M+ unduhan" dan "300+ koin", sementara pemberitaan 2026 menyebut 11 juta unduhan per April 2026. Unduhan bukan pengguna aktif, dan dua angka itu berbeda, jadi kami tidak menerbitkan jumlah pengguna.
"Harga sudah final": bagaimana model spread bekerja
Di aplikasi utama Pintu tidak ada buku pesanan. Anda melihat satu harga beli dan satu harga jual, lalu menekan tombolnya. FAQ resmi menulis bahwa Pintu tidak menagih biaya trading terpisah dan bahwa harga yang tampil adalah harga final dengan biaya transaksi yang sudah dimasukkan. Selisih antara harga beli dan harga jual (spread) berubah mengikuti kondisi pasar, karena Pintu mengambil harga dari beberapa pasar. Persentasenya tidak dipublikasikan.
Model ini bukan hal buruk per se, karena bagi pemula ia menghapus kebutuhan memahami maker, taker, dan order limit. Masalahnya satu: Anda harus memercayai harga yang tampil. Yang terverifikasi di sisi Pintu adalah komponen di luar spread: PPN 0% pada pembelian, PPh 0,21% saat penjualan, dan CFX 0,0111% sampai, lalu 0,00555% mulai 1 Oktober (keduanya termasuk pajak). Aturannya mengikuti PMK 50/2025 yang diuraikan di panduan pajak crypto. Batas transaksi: minimum Rp11.000 per transaksi, tidak ada batas harian, dan untuk BTC, ETH, dan USDT maksimum Rp1 miliar per transaksi.
Berapa yang sebenarnya dibayar? Tiga skenario spread
Karena persentase spread tidak tersedia, cara paling jujur adalah menghitung rentang. Tabel berikut ilustrasi: besaran spread kami asumsikan (bukan angka Pintu) untuk Rp1.000.000 dalam satu siklus beli lalu jual. Komponen tetap di semua baris: CFX 0,00555% di kedua arah (sekitar Rp111 total), PPh 0,21% saat jual (sekitar Rp2.090), dan tarik Rp4.500, sekitar Rp6.700.
| Asumsi spread per arah | Biaya spread | Plus komponen tetap | Kira-kira total |
|---|---|---|---|
| 0,2% | Rp4.000 | Rp6.700 | Rp10.700 (1,1%) |
| 0,5% | Rp10.000 | Rp6.700 | Rp16.700 (1,7%) |
| 1,0% | Rp20.000 | Rp6.700 | Rp26.700 (2,7%) |
Pelajarannya: komponen tetap Pintu murah (di bawah Rp7.000), jadi seluruh pertanyaan biaya jatuh pada berapa spread sebenarnya. Cara memeriksanya di rumah: pada menit yang sama, catat harga beli dan jual Bitcoin di aplikasi, lalu bandingkan dengan harga pasar di bursa lain seperti Indodax atau Reku. Selisih itulah biaya tersembunyinya. Ulangi saat pasar tenang dan saat bergejolak, karena spread melebar ketika harga bergerak cepat.
Top up: virtual account gratis, minimum Rp50.000
Menurut FAQ, Pintu menerima transfer atau virtual account lewat Antar Bank, BCA, Mandiri, BRI, dan NOBU, serta e-wallet QRIS, GoPay, LinkAja, ShopeePay, OVO, dan DANA. Minimum deposit Rp50.000 untuk semua metode, tanpa batas maksimum dari Pintu. Pintu sendiri tidak menarik biaya untuk virtual account, tetapi bank pengirim bisa (contoh dalam FAQ: Mandiri Rp2.500). Untuk e-wallet: GoPay 2%, OVO 1,65%, DANA 1,65%, ShopeePay 1,5%. Biaya QRIS tidak kami temukan pada halaman yang kami baca.
Yang tidak tersedia, sesuai FAQ: kartu kredit, setor tunai lewat teller bank (merujuk POJK 27/2024 yang diubah POJK 23/2025), dan dana dari rekening pihak ketiga; dana harus dari rekening atas nama Anda. Alasan di balik penolakan kartu dijelaskan di panduan kartu kredit dan PayPal, dan jalur uang tunai di beli crypto dengan uang tunai. Perbandingan e-wallet antar aplikasi ada di panduan GoPay, OVO, DANA. Patokan sederhana: setor Rp1.000.000 lewat GoPay berarti Rp20.000 biaya, sedangkan lewat virtual account BCA biaya dari Pintu nol.
Verifikasi: e-KTP saja, dari 10 menit sampai 24 jam
WNI wajib memakai e-KTP; paspor atau SIM tidak diterima. Setelah mengunggah e-KTP dan selfie, FAQ menyatakan proses minimal 10 menit dan maksimal 1x24 jam bila data dikirim antara pukul 08.00 dan 23.59 WIB. Artinya mendaftar pukul 02.00 dini hari tidak akan diproses secepat siang hari. KYC bisa dikerjakan di aplikasi atau lewat Pintu Pro Web. NPWP tidak disebut sebagai syarat. Pengguna dengan KYC dasar dibatasi penarikan harian Rp500 juta; KYC lanjutan memberi batas lebih tinggi, angkanya tidak kami ulang karena tidak kami baca pada halaman resmi.
Tarik saldo: Rp4.500 dan sekitar 15 menit
Ini keunggulan nyata Pintu. FAQ resmi menulis biaya tarik Rp4.500 flat, minimum Rp50.000, dan maksimum Rp500.000.000 per transaksi atau per hari ke BCA, Mandiri, BNI, BRI, Permata, CIMB, dan Sahabat Sampoerna (Rp250.000.000 untuk bank lain). Waktunya "biasanya sekitar 15 menit" di luar jam gangguan bank, misalnya BCA sekitar pukul 22.00 sampai 06.00 dan Mandiri atau BRI pukul 23.00 sampai 04.00. Penarikan di atas Rp250 juta bisa memakan 1 sampai 2 hari kerja. Dibandingkan Rp10.000 di Indodax dan Tokocrypto, selisihnya Rp5.500 per penarikan. Menarik koin ke pengguna Pintu lain gratis; ke alamat luar dikenai biaya jaringan sesuai tabel di halaman biaya Pintu, sehingga penyimpanan di dompet pribadi memang didukung. Langkah lengkap mencairkan ada di panduan jual crypto ke rupiah.
Keamanan: klaim di beranda, bukan hasil audit kami
Yang bisa diperiksa: izin OJK dan keanggotaan CFX/KKI (lihat di atas). Yang merupakan klaim perusahaan di beranda: sertifikasi ISO 27001:2022, dan penyimpanan aset lewat PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) serta Fireblocks. Kami tidak mengaudit klaim itu dan tidak menemukan laporan audit yang terbuka. Dari sumber sekunder (Pintu Academy, artikel PADK 3/2026), aturan OJK mewajibkan paling sedikit 70% aset kripto pelanggan berada pada pengelola kustodian berizin dan paling banyak 30% pada pedagang; itu berlaku untuk semua PAKD dan bukan keunggulan khas Pintu. Di sisi Anda: aktifkan autentikasi dua langkah, jangan bagikan kode OTP, dan waspadai akun palsu atas nama Pintu, seperti dibahas di panduan penipuan.
Pintu Pro, Futures, dan OTC: apa yang kami tahu
Pintu punya antarmuka Pro dengan buku pesanan. Persentase maker-taker Pintu Pro tidak bisa kami konfirmasi (satu cuplikan blog menyebut 0,07% dan 0,09% dalam promo Desember 2025, sumber pihak ketiga lain menyebut 0,12% dan 0,17%, dan halaman resmi Pro tidak kami buka), jadi tidak ada angka dari kami. Untuk Pintu Futures, halaman resmi menyebut biaya 0,12% ditambah komponen CFX, total maker 0,1755% dan taker 0,2865%. Futures produk berisiko tinggi dan di luar cakupan pemula, jadi kami hanya mencatat angkanya. Untuk nominal besar, minimum Pintu OTC sebesar Rp1,5 miliar yang muncul di ringkasan pencarian belum terkonfirmasi; blog Pintu sendiri menyebut OTC untuk nilai besar dengan konsultasi satu lawan satu tanpa angka minimum. Bandingkan di panduan OTC crypto.
Untuk siapa Pintu paling cocok
Bayangkan dua orang. Dina ingin menabung Rp100.000 per minggu lewat virtual account BCA: minimum Rp50.000 terpenuhi, Pintu tidak menarik biaya setor, dan ia tidak perlu memahami order limit. Bagi Dina, harga final di layar adalah fitur. Bayu sering menarik Rp500.000 ke bank: di Pintu Rp4.500 (sekitar 0,9% dari jumlah itu), sementara di Indodax atau Tokocrypto Rp10.000 (2%). Tetapi bila Bayu membeli dengan nominal Rp20 juta dan peduli pada selisih 0,1% (Rp20.000), ia akan lebih nyaman memakai buku pesanan yang persentasenya terlihat. Pintu unggul untuk nominal kecil sampai menengah dan pengguna yang mengutamakan kesederhanaan.
Kelemahan Pintu
Kelemahan terbesar adalah opasitas spread: tidak ada persentase resmi, sehingga pengguna harus membandingkan sendiri. Kedua, minimum deposit Rp50.000 lebih tinggi daripada Rp10.000 di Indodax, Tokocrypto, dan Reku. Ketiga, aplikasi utama tidak punya order limit; siapa pun yang ingin menunggu harga tertentu harus pindah ke Pro. Keempat, e-KTP menjadi satu-satunya dokumen untuk WNI, dan jam peninjauan dibatasi. Kelima, tidak ada rating toko aplikasi yang bisa kami terbitkan. Keenam, data pengguna dan unduhan saling bertentangan sehingga skala sebenarnya tidak jelas. Dan ketujuh, klaim keamanan di beranda belum disertai laporan audit yang bisa kami baca.
Pintu dibandingkan Indodax, Tokocrypto, dan Reku
Tokocrypto menerbitkan persentase (beli IDR taker 0,2222%, jual 0,4322%) dan Pintu tidak; Tokocrypto tarik Rp10.000 dan setor e-wallet 2%, sedangkan Pintu tarik Rp4.500. Indodax punya lebih banyak koin dan buku pesanan, tetapi persentasenya juga belum bisa kami konfirmasi. Reku menawarkan mode Lightning tanpa biaya platform (plus CFX dan pajak), dengan min. deposit Rp10.000. Tabel di bawah meringkasnya; daftar lebih lengkap ada di bursa crypto terbaik.
| Platform | Status di Indonesia | Biaya utama | Setoran rupiah | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| 1PintuKunjungi situs Baca ulasan | Lokal Berizin OJK (PAKD), lokal | Tanpa biaya terpisah (spread); tarik bank Rp4.500 | VA bank gratis, min. Rp50.000 | Pemula yang mau aplikasi simpel |
| 2TokocryptoKunjungi situs Baca ulasan | Lokal Berizin OJK (PAKD), lokal | Beli IDR taker 0,2222%, jual 0,4322% | VA bank, QRIS & e-wallet 2% | Tabel biaya transparan |
| 3IndodaxKunjungi situs Baca ulasan | Lokal Berizin OJK (PAKD), lokal | Maker/taker bertingkat; biaya penarikan Rp10.000 | VA bank, QRIS 0,7%, e-wallet 1,5–2% | Pilihan koin banyak, pengguna terbesar |
Skor kami: 4,2 dari 5
Skor 4,2 adalah penilaian editorial. Plus: status PAKD yang jelas, alur pembelian paling sederhana, virtual account gratis, tarik saldo Rp4.500 (termurah di antara tiga yang kami ulas), KYC yang bisa cepat, dan halaman FAQ yang terinci dan mudah dicari. Minus: spread yang tidak diumumkan, minimum setor Rp50.000, dan klaim keamanan yang belum terbukti lewat audit terbuka. Untuk pemula yang mengutamakan kesederhanaan dan biaya tarik rendah, ini pilihan utama kami; untuk pemakai aktif yang mau mengontrol biaya sampai persen terakhir, mode order buku pesanan di platform lain lebih transparan. Cara menilai kami ada di metodologi dan ulasan lain di indeks ulasan. Seluruh angka; buka situs resmi Pintu untuk tarif hari ini.
Sumber & verifikasi
- Pintu FAQ - Dasar trading, harga, dan biaya
- Pintu FAQ - Biaya, limit, dan keamanan (CFX 0,0111% ke 0,00555%)
- Pintu FAQ - Cara deposit rupiah dan metodenya
- Pintu FAQ - Penarikan rupiah: cara, limit, biaya
- Pintu FAQ - Verifikasi KYC: syarat dan kendala
- Pintu FAQ - Pajak transaksi di Pintu
- CNBC Indonesia - Daftar 29 pedagang kripto terdaftar OJK (19 Des 2025)
Biaya, limit, dan status izin bisa berubah; selalu cek situs resmi dan daftar izin OJK sebelum bertransaksi.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah Pintu legal dan berizin OJK?
Ya. PT Pintu Kemana Saja tercantum sebagai pedagang aset keuangan digital berizin OJK dalam daftar yang dimuat media pada 19 Desember 2025, dan footer Pintu menyebut diawasi OJK serta anggota CFX dan KKI. Kantornya di Trinity Tower, Jakarta Selatan. Tetap cocokkan nama dan domain di daftar OJK terbaru.
Berapa biaya trading di Pintu?
Di aplikasi utama tidak ada biaya trading terpisah: harga yang tampil sudah final dan biayanya menyatu dalam spread, ditambah biaya CFX dan PPh 0,21% saat jual. CFX 0,0111% (termasuk pajak) turun menjadi 0,00555% mulai 1 Oktober 2026. Persentase spread tidak diumumkan Pintu.
Berapa biaya tarik saldo rupiah di Pintu?
Biaya tarik ke rekening bank Rp4.500 flat, minimum Rp50.000. Menurut FAQ resmi, biasanya sekitar 15 menit di luar jam gangguan bank. Batas Rp500 juta per transaksi atau hari untuk BCA, Mandiri, BNI, BRI, Permata, CIMB, dan Sahabat Sampoerna, serta Rp250 juta untuk bank lain.
Berapa minimum deposit dan biaya top up Pintu?
Minimum deposit Rp50.000 untuk semua metode dan tanpa batas maksimum dari Pintu. Virtual account tidak dikenai biaya oleh Pintu, meski bank pengirim bisa menagih sendiri. GoPay 2%, OVO dan DANA 1,65%, ShopeePay 1,5%. Kartu kredit dan setor tunai lewat teller tidak tersedia.
Berapa lama verifikasi KYC di Pintu?
Menurut FAQ resmi, minimal 10 menit dan maksimal 1x24 jam bila Anda mengirim data antara pukul 08.00 dan 23.59 WIB. WNI wajib memakai e-KTP dan selfie; paspor atau SIM tidak diterima. KYC bisa dilakukan di aplikasi atau Pintu Pro Web. NPWP tidak disebut sebagai syarat.
Apakah Pintu mengenakan biaya tersembunyi lewat spread?
Spread bukan tersembunyi, tetapi tidak dipublikasikan dalam persen. Pintu menyebut harga sudah final dan berasal dari beberapa pasar. Cara memeriksanya: bandingkan harga beli dan jual di aplikasi dengan harga pasar bursa pada menit yang sama. Kami tidak punya angka spread resmi.





